Selasa, 31 Januari 2012

Proposal Pembuatan Email Server


PENDAHULUAN

Perkembangan teknologi informasi (TI) saat ini telah menjadi tahapan teknologi yang pervasif, yang artinya teknologi tersebut akan terasa keberadaannya ketika tidak ada. Dengan kata lain sudah tergantung dengan bantuan teknologi informasi. Contoh nyata yang bisa  dilihat saat ini adalah semakin banyaknya organisasi baik dalam lingkup, pendidikan, pemeritahan, dan swasta yang telah memberikan perhatian yang besar untuk memanfaatkan teknologi informasi maupun pengembangan kemampuan SDM (brainware) dibidang teknologi informasi. Maka semua komponen masyarakat  termasuk dalam hal  ini  instansi pemerintahan  khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Bangli  selalu  melakukan  reformasi  dan  inovasinya.  Apalagi  adanya  tuntutan  yang sangat  mendesak  baik  dari  pemerintah  maupun  masyarakat  pada  umumnya  agar  setiap lembaga  mampu  memberikan  pelayanan  yang  optimal dan efesien yang  di  dalamnya  menyangkut transparansi, kecepatan, akurasi, efektifitas dan efisiensi kerja.
Dari sekian banyak pemakaian internet, email merupakan salah satu bagian penting. E-mail merupakan sarana untuk menulis, mengirim dan menerima surat elektronik sejak masa awal ARPANET dan sangat populer. Banyak orang mendapatkan lusinan pesan seharinya dan menganggapnya sebagai cara utama untuk berinteraksi dengan dunia luar, yang jauh mengalahkan jarak telepon dan  surat tradisional.  Umumnya program e-mail telah tersedia pada setiap jenis komputer pada masa ini.Untuk bisa mengakses email, secara langsung harus berhubungan dengan mail server yang akan melayani permintaan dari users yang ingin mengakses ke email tersebut. Dimana email merupakan salah satu kemudahan atau aplikasi yang paling banyak digunakan di internet. Hal ini karena email merupakan alat komunikasi yang paling murah dan cepat.


TENTANG EMAIL

1.      Pengertian e- mail
Email  menurut Joko Purwoto adalah Surat elektronik atau electronic mail (e-mail) adalah salah satu bentuk atau cara pengiriman surat, informasi, atau pesan yang dilakukan secara electronik, tanpa kertas, dan tanpa jasa pengiriman. Dalam era digital, cara pengiriman surat lewat e-mail ini merupakan cara pengiriman surat, informasi, atau pesan yang paling mudah,murah, dan cepat sampai ke alamat yang dituju. Untuk dapat memanfaatkan layanan pengiriman surat  electronik tersebut, seseorang dapat melakukan dengan cara mendaftar diri ke sebuah layanan penyedia jasa internet atau yang lebih dikenal dengan Internet Service Provider (ISP) yang ada.
Email merupakan salah satu komponen terpenting di dalam aktivitas komunikasi modern sekarang ini. Jutaan email dikirim dan diterima setiap harinya di dunia. Sejarah email dimulai tahun 1965 berupa pesan elektronik di antara user di sebuah mainframe. Email ini kemudian berkembang menjadi network email, dimana para user mulai bisa mengirimkan pesan kepada user yang berada di mainframe lain. Lambang @ yang berfungsi memisahkan antara nama user dan mesinnya dicetuskan oleh Ray Tomlison pada tahun 1969. Selain itu juga email merupakan sebuah layanan pengiriman surat elektronik yang dapat dikirim melalui intranet atau pun internet. Email dikirim dari suatu alamat email yang lainnya yang terdapat pada mail server yang sama maupun pada mail server yang berbeda. Email dapat dianalogikan dengan kontak surat yang ada di kantor POS sedangkan mail server dapat diibaratkan sebagai kantor POS. Dengan analogi ini sebuah mail server dapat memiliki banyak account email yang ada didalamnya.
Untuk mengirim sebuah email dari alamat email yang satu ke alamat yang lainnya digunakan sebuah protocol(aturan) yaitu Simple Mail Transfer Protocol(SMTP). Protocol SMTP telah menjadi aturan dasar yang disepakati untuk pengiriman email. Dengan demikian semua software email server pasti mendukung protokol ini. SMTP merupakan protokol yang digunakan untuk mengirim email (komukasi antar mail server), dan tidak digunakan untuk berkomunikasi dengan client. Sedangkan untuk client, digunakan protokol imap imaps pop3 pop3s. Supaya sebuah mail server dapat diakses oleh client, dikembangkan sebuah aplikasi dimana client dapat mengakses email dari sebuah mail server. IMAP/POP3 adalah sebuah aplikasi pada layer Internet protokol yang memungkinkan client untuk mengakses email yang ada di server.

2.      Cara Kerja E-mail
Dengan menggunakan email, setiap orang di internet dapat mentransmisikan suatu pesan teks kepada siapapun yang terhubung melalui jaringan baik lokal maupun global. Sistem nama domain memastikan bahwa semua pengguna (user) memiliki alamat yang unik, tidak ada alamat yang sama diantara sekian banyak pemakai internet. Hal mi memungkinkan suatu pesan di ketik dengan sebaris alamat tujuan dan merasa pasti bahwa pesan tersebut akan dikirim ke penerima yang dikehendaki, dimana saja penerima berada..

3.      Mail Server
Mail Server adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email yang saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya melalui jaringan LAN/WAN yang memberikan tulang punggung (backbone) komunikasi antara client dengan server. Selain itu juga mail server merupakan layanan yang menggunakan arsitektur client-server, yang artinya ada aplikasi client mengakses server email. Dalam hal ini protocol yang umum digunakan adalah protocol SMTP (Simple Mail Transfer Protocol), POP3 (Post Office Protocol v3), IMAP (Internet Mail Application Protocol). SMTP digunakan sebagai standar untuk menampung dan mendistribusikan email. Sedangkan POP3 dan IMAP digunakan agar user dapat mengambil dan membaca email secara remote.

4.      Klasifikasi Program-Program Email
Secara umum, aplikasi email di klasifikasikan menjadi 3 jenis yaitu :                       
-          Mail user agent (MUA)
Mail user agent (MUA), adalah perangkat lunak (program) yang dipergunakan oleh user untuk membaca dan membuat pesan-pesan e-mail. Beberapa contoh MUA adalah outlook ekspress, mozila mail, kmail, pine, mutt dan lain-lain..
-          Mail Delivery Agent(MDA)
MDA berguna untuk menangani pesan-pesan email yang datang untuk diletakan/didistribusikan sesuai pada mailbox user masing-masing.
-           Mail Transfer Agent (MTA)
MTA bertugas untuk mengirim dan mentransfer email antara komputer dengan menggunakan SMTP, contoh aplikasi MTA,yaitu : Sendmail, Postfix, qmail,dan lain-lain.
-          Post Office Protocol Version 3 (POP3)
POP (Post Office Protocol) 3 adalah protocol yang digunakan untuk menerima e-mail. Dengan adanya POP3 (Post Office Protocol Version 3) maka e-mail yang datang pada saat pengguna tidak online, dapat ditampung sementara untuk bisa diambil nantinya. Biasanya seorang pengguna perlu mengetahui POP3 (Post Office Protocol Version 3) servernya, agar bisa menentukan di sever mana dia mengambil e-mail. POP3 (Post Office Protocol Version 3) server bisa diibaratkan sebagai P0 BOX.
-          Simple Mail Transfer Protocol (SMTP)
SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan MTA untuk mengirim e-mail. Bisa dibilang SMTP merupakan bahasa yang dipergunakan antar dua MTA (Mail Transfer Agent) agar bisa saling merelay e-mailnya. Pengguna perlu mengetahui SMTP server yang paling dekat dengannya (biasanya milik ISP) agar bisa mengirim e-mail. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) mendefenisikan bagaimana cara  suatu (MTA) saling menukar e-mail dengan MTA yang lain. Prosesnya dapat dijelaskan sebagai berikut : pemakai (user) berinteraksi dengan User Agent (UA), yang kemudian pada gilirannya UA ini akan berinteraksi dengan MTA. MTA (Mail Transfer Agent) inilah yang kemudian akan meneruskan e-mail kepada MTA lainnya, dan juga MTA ini akan menerima pesan dari MTA lain untuk diserahkan kepada pemakai (user) melalui User Agent (UA).

5.      Postfix
Postfix merupakan salah satu MTA (Mail Transfer Agent) yang di kembangkan oleh Dr.Wietse Zweitze Venema, dengan tujuan sebagai MTA yang cepat, mudah di implementasikan dan yang paling penting adalah 'keamanan' nya terjamin. Beberapa fitur yang ditawarkan oleh Postfix :
1)      Performance. Postfix mampu melayani sejuta email dalam sehari Kompatibilitas.Postfix sangat kompatibel dengan Sendmail (yang sudah banyak dipergunakan orang sebagai MTA di UNIX.
2)      Terdiri beberapa program kecil yang saling tidak percaya. Jika Sendmail hanya mampunyai satu program besar dan satu file konfigurasi besar, maka Postfix memiliki program-program kecil yang menjalankan tugasnya secara spesifik.
3)      Keamanan. Postfix dijalankan dengan proteksi bertingkat, oleh program-program kecil yang saling tidak percaya. Masing-masing program dijalankan oleh user khusus (bukan setuid).
4)      Multiple Transport. Postfix dapat mengirim surat dengan modus SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) dan UUCP (Unix to Unix Copy Protocol) sekaligus.
5)      Mendukung format Maildir. Maildir adalah format boks penyimpanan surat dalam bentuk folder daripada berbentuk satu fila (mbox).
6)      Kemudahan konfigurasi. Meskipun Postfix terdiri dari banyak program kecil, namun hanya memiliki satu file konfigurasi yang mudah untuk di seting yakni /etc/postfix/main.cf

  
KEBUTUHAN

Dalam penerapan mail server dibutuhkan bahan dan peralatan, pada penelitian dan praktek yang dilakukan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bangli ini menggunakan  bahan dan peralatan dengan spesifikasi hardware dan software. Adapun hardware dan software yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

-          Hardware
Merupakan komponen secara fisik yang dapat dilihat dan disentuh. Spesifikasinya yaitu:
1.                  Server
(a)                Mainboard HP-Pavillion 061
(b)               Processor Intel P4 2.80 GHz
(c)                Harddisk 80 GB
(d)               DVD-R
(e)                Keyboard HP
(f)                Mouse HP
(g)               Monitor HP 17 inci
(h)               Memory 512 Megabyte
(i)                 UPS



-          Software
Merupakan perangkat lunak atau program yang diperlukan untuk menjalankan perangkat keras. Spesifikasinya yaitu:
1.                  Server
a)                  Sistem Operasi Linux
b)                  Paket Postfix


 
JADWAL PENGERJAAN
Uraian
Minggu 1
Minggu 2
Minggu 3
Minggu 4
Perancangan



Configurasi



Intergrasi



Uji coba dan Evaluasi





Rabu, 04 Januari 2012

Membangun Mail Server Menggunakan Zimbra


UNIVERSITAS GUNADARMA





GunDar - 02









MEMBANGUN MAIL SERVER 
MENGGUNAKAN ZIMBRA MAIL SERVER

      Nama                     : Edo Widiarto
      NPM                      : 17110013
      Kelas                      : 5 KA 20
      Jurusan                 : Sistem Informasi / S1
      Mata Kuliah          : Bahasa Indonesia 2
      Dosen                     : Sangsang Sangabakti

 
 

















UNIVERSITAS GUNADARMA
2011

ABSTRAKSI

Edo Widiarto, 17110013.
MEMBANGUN MAIL SERVER MENGGUNAKAN ZIMBRA MAIL SERVER
Jurusan Sistem Informasi / S1, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Gunadarma, 2011.
Kata Kunci : Zimbra, Mail Server, Linux, CentOS



           






           






Daftar Pustaka : (1995-2011)




















DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL
ABSTRAKSI....................................................................................................... ii
DAFTAR ISI....................................................................................................... iii

BAB I     : PENDAHULUAN............................................................................ 1
                   1.1.   Latar Belakang ......................................................................... 1
                   1.2.   Tujuan Penulisan........................................................................ 2
                   1.3.   Metode Pengumpulan Data....................................................... 2

BAB II   :  PEMBAHASAN............................................................................... 3
                   2.1.   Pengertian Email ....................................................................... 3
2.2.   Mail Server ............................................................................... 5
2.3.   Klasifikasi Program Email......................................................... 6

BAB III  :  PEMBAHASAN .............................................................................. 7
                   3.1.   Instalasi Linux CentOS............................................................. 7
                   3.2.   Instalasi Zimbra......................................................................... 10

BAB IV  : PENUTUP ........................................................................................ 12
                   4.1.   Kesimpulan ............................................................................... 12

DAFTAR PUSTAKA......................................................................................... 12








BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi (TI) saat ini telah menjadi tahapan teknologi yang pervasif, yang artinya teknologi tersebut akan terasa keberadaannya ketika tidak ada. Dengan kata lain sudah tergantung dengan bantuan teknologi informasi. Contoh nyata yang bisa  dilihat saat ini adalah semakin banyaknya organisasi baik dalam lingkup, pendidikan, pemeritahan, dan swasta yang telah memberikan perhatian yang besar untuk memanfaatkan teknologi informasi maupun pengembangan kemampuan SDM (brainware) dibidang teknologi informasi.
Dari sekian banyak pemakaian internet, email merupakan salah satu bagian penting. E-mail merupakan sarana untuk menulis, mengirim dan menerima surat elektronik sejak masa awal ARPANET dan sangat populer. Banyak orang mendapatkan lusinan pesan seharinya dan menganggapnya sebagai cara utama untuk berinteraksi dengan dunia luar, yang jauh mengalahkan jarak telepon dan  surat tradisional.  Umumnya program e-mail telah tersedia pada setiap jenis komputer pada masa ini.Untuk bisa mengakses email, secara langsung harus berhubungan dengan mail server yang akan melayani permintaan dari users yang ingin mengakses ke email tersebut. Dimana email merupakan salah satu kemudahan atau aplikasi yang paling banyak digunakan di internet. Hal ini karena email merupakan alat komunikasi yang paling murah dan cepat.



1.2 Tujuan Penulisan           
Tujuan dari penulisan ini membahas tentang bagaimana cara implementasi mail server yang dapat melayani. Untuk mengimplementasikannya penulis menggunakan sistem operasi Linux dengan paket pendukungnya dan Zimbra sebagai aplikasi mail server, yang semuanya open source dan sudah diakui keandalannya serta didukung dengan adanya fasilitas yang bisa dimanfaatkan untuk membangun mail server tersebut.

1.3 Metode Pengumpulan Data
Makalah ini dapat tersusun dengan cara mengumpulkan data-data atau informasi-informasi melalui internet dan buku pengetahuan komputer.





























BAB II
                                           LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian Email
Email  menurut Joko Purwoto adalah Surat elektronik atau electronic mail (e-mail) adalah salah satu bentuk atau cara pengiriman surat, informasi, atau pesan yang dilakukan secara electronik, tanpa kertas, dan tanpa jasa pengiriman. Dalam era digital, cara pengiriman surat lewat e-mail ini merupakan cara pengiriman surat, informasi, atau pesan yang paling mudah,murah, dan cepat sampai ke alamat yang dituju. Untuk dapat memanfaatkan layanan pengiriman surat  electronik tersebut, seseorang dapat melakukan dengan cara mendaftar diri ke sebuah layanan penyedia jasa internet atau yang lebih dikenal dengan Internet Service Provider (ISP) yang ada.
Email merupakan salah satu komponen terpenting di dalam aktivitas komunikasi modern sekarang ini. Jutaan email dikirim dan diterima setiap harinya di dunia. Sejarah email dimulai tahun 1965 berupa pesan elektronik di antara user di sebuah mainframe. Email ini kemudian berkembang menjadi network email, dimana para user mulai bisa mengirimkan pesan kepada user yang berada di mainframe lain. Lambang @ yang berfungsi memisahkan antara nama user dan mesinnya dicetuskan oleh Ray Tomlison pada tahun 1969. Selain itu juga email merupakan sebuah layanan pengiriman surat elektronik yang dapat dikirim melalui intranet atau pun internet. Email dikirim dari suatu alamat email yang lainnya yang terdapat pada mail server yang sama maupun pada mail server yang berbeda. Email dapat dianalogikan dengan kontak surat yang ada di kantor POS sedangkan mail server dapat diibaratkan sebagai kantor POS. Dengan analogi ini sebuah mail server dapat memiliki banyak account email yang ada didalamnya.
Untuk mengirim sebuah email dari alamat email yang satu ke alamat yang lainnya digunakan sebuah protocol(aturan) yaitu Simple Mail Transfer Protocol(SMTP). Protocol SMTP telah menjadi aturan dasar yang disepakati untuk pengiriman email. Dengan demikian semua software email server pasti mendukung protokol ini. SMTP merupakan protokol yang digunakan untuk mengirim email (komukasi antar mail server), dan tidak digunakan untuk berkomunikasi dengan client. Sedangkan untuk client, digunakan protokol imap imaps pop3 pop3s. Supaya sebuah mail server dapat diakses oleh client, dikembangkan sebuah aplikasi dimana client dapat mengakses email dari sebuah mail server. IMAP/POP3 adalah sebuah aplikasi pada layer Internet protokol yang memungkinkan client untuk mengakses email yang ada di server.
Dengan menggunakan email, setiap orang di internet dapat mentransmisikan suatu pesan teks kepada siapapun yang terhubung melalui jaringan baik lokal maupun global. Sistem nama domain memastikan bahwa semua pengguna (user) memiliki alamat yang unik, tidak ada alamat yang sama diantara sekian banyak pemakai internet. Hal mi memungkinkan suatu pesan di ketik dengan sebaris alamat tujuan dan merasa pasti bahwa pesan tersebut akan dikirim ke penerima yang dikehendaki, dimana saja penerima berada.




2.2 Mail Server
Mail Server adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email yang saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya melalui jaringan LAN/WAN yang memberikan tulang punggung (backbone) komunikasi antara client dengan server. Selain itu juga mail server merupakan layanan yang menggunakan arsitektur client-server, yang artinya ada aplikasi client mengakses server email. Dalam hal ini protocol yang umum digunakan adalah protocol SMTP (Simple Mail Transfer Protocol), POP3 (Post Office Protocol v3), IMAP (Internet Mail Application Protocol). SMTP digunakan sebagai standar untuk menampung dan mendistribusikan email. Sedangkan POP3 dan IMAP digunakan agar user dapat mengambil dan membaca email secara remote.

2.3  Klasifikasi Program Email
Secara umum, aplikasi email di klasifikasikan menjadi 3 jenis yaitu :
1.      Mail user agent (MUA)
Mail user agent (MUA), adalah perangkat lunak (program) yang dipergunakan oleh user untuk membaca dan membuat pesan-pesan e-mail. Beberapa contoh MUA adalah outlook ekspress, mozila mail, kmail, pine, mutt dan lain-lain.
2.      Mail Delivery Agent(MDA)
MDA berguna untuk menangani pesan-pesan email yang datang untuk diletakan/didistribusikan sesuai pada mailbox user masing-masing.
3.      Mail Transfer Agent (MTA)
MTA bertugas untuk mengirim dan mentransfer email antara komputer dengan menggunakan SMTP, contoh aplikasi MTA,yaitu : Sendmail, Postfix, qmail,dan lain-lain.
4.      Post Office Protocol Version 3 (POP3)
POP (Post Office Protocol) 3 adalah protocol yang digunakan untuk menerima e-mail. Dengan adanya POP3 (Post Office Protocol Version 3) maka e-mail yang datang pada saat pengguna tidak online, dapat ditampung sementara untuk bisa diambil nantinya. Biasanya seorang pengguna perlu mengetahui POP3 (Post Office Protocol Version 3) servernya, agar bisa menentukan di sever mana dia mengambil e-mail. POP3 (Post Office Protocol Version 3) server bisa diibaratkan sebagai P0 BOX.
5.      Simple Mail Transfer Protocol (SMTP)
SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan MTA untuk mengirim e-mail. Bisa dibilang SMTP merupakan bahasa yang dipergunakan antar dua MTA (Mail Transfer Agent) agar bisa saling merelay e-mailnya. Pengguna perlu mengetahui SMTP server yang paling dekat dengannya (biasanya milik ISP) agar bisa mengirim e-mail. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) mendefenisikan bagaimana cara  suatu (MTA) saling menukar e-mail dengan MTA yang lain. Prosesnya dapat dijelaskan sebagai berikut : pemakai (user) berinteraksi dengan User Agent (UA), yang kemudian pada gilirannya UA ini akan berinteraksi dengan MTA. MTA (Mail Transfer Agent) inilah yang kemudian akan meneruskan e-mail kepada MTA lainnya, dan juga MTA ini akan menerima pesan dari MTA lain untuk diserahkan kepada pemakai (user) melalui User Agent (UA).



















BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Instalasi Linux CentOS
Linux CentOS merupakan salah satu distro yang banyak dipergunakan oleh para sistem administrator, terutama para administrator yang menginginkan feature yang ada pada Red Hat Enterprise Linux (RHEL) namun tanpa biaya lisensi/subscription support.
Untuk mendapatkan CD instalasi CentOS bisa melalui mirror Linux yang ada di Indonesia, contohnya dari server UI : http://kambing.ui.ac.id/iso/centos/. Setelah itu burning file iso tersebut ke CD menggunakan CD/DVD burner. Setelah itu start computer dengan CD Rom sebagai primary boot. Tunggu sampai tampilan awal instalasi CentOS muncul, lalu tekan Enter

Untuk pilihan partisi bisa menggunakan pilihan default.

Untuk alamat IP, masukan alamat IP static untuk server, dan hilangkan pilihan IPv6. Masukan juga alamat IP untuk default gateway dan DNS server.
Pada pilihan package, pilih package-package sebagai berikut, dan hilangkan pilihan package yang lain.
-          Applications : Editors, Text-based Internet
-          Development : Development Libraries, Development Tools, Legacy Software Dev
-          Base System : Base, Legacy Software Support

Setelah instalasi selesai, non-aktifkan beberapa service yang ada di CentOS. Login sebagai root dan masukan perintah-perintah berikut :

Untuk menon-aktifkan SELinux, buka file config SELinux dan ganti menjadi disabled.
# vi /etc/selinux/config

Edit file host agar zimbra bisa meresolve hostname dengan benar.
# vi /etc/hosts

3.2 Instalasi Zimbra
Download file binary Zimbra terbaru dari mirror Linux. Setelah itu masuk folder /opt. Lalu ekstrak file binary tersebut.
# cd /opt
# tar –zxvf [file binary Zimbra]
# cd [folder hasil ekstrak]
Untuk melakukan install ketik printah berikut :
# ./install.sh –platform-override

Jika muncul pesan “DNS ERROR resolving MX”, jawab dengan “Y” untuk mengubah nama domain dan kemudian ketik nama domain yang akan digunakan sebagai hostname server. Proses instalasi akan berlanjut. Jika muncul pesan “Address unconfigured”, pilih angka 3 untuk setting password Admin.
Setelah proses instalasi selesai, kita dapat mengakses zimbra webmail menggunakan hostname atau IP address dari server zimbra. Sedangkan untuk Zimbra web admin dapat di akses menggunakan protocol https di port 7071.












BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Selain file server dan database server, mail server merupakan salah satu fungsi server yang paling banyak digunakan di perusahaan. Hal ini mengingat fungsi email sendiri yang bisa mengurangi biaya surat-menyurat, lebih efisien dibandingkan komunikasi manual dan dapat menyertakan attachment yang berguna sebagai pelengkap dan dokumen tambahan terkait dengan isi email.
Zimbra mail server adalah salah satu aplikasi server email open source yang handal yang dapat digunakan untuk personal ataupun untuk suatu perusahaan.

























DAFTAR PUSTAKA


1.      David Touitou, Implement, Administer and Manage: Get your organization up and running with Zimbra, PACKT Publishing, 2007.
2.      http://www.zimbra.web.id.
3.      http://www.linux.or.id.